This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 18 November 2014

Hukum, Negara dan Pemerintahan



Hukum, Negara dan Pemerintahan
 
Hukum  adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan.  dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang berupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja bagi penciptaan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan di mana mereka yang akan dipilih. Administratif hukum digunakan untuk meninjau kembali keputusan dari pemerintah, sementara hukum internasional mengatur persoalan antara berdaulat negara dalam kegiatan mulai dari perdagangan lingkungan peraturan atau tindakan militer. filsuf Aristotle menyatakan bahwa "Sebuah supremasi hukum akan jauh lebih baik dari pada dibandingkan dengan peraturan tirani yang merajalela."
 Bidang hukum ==


Negara



Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.
Syarat-syarat sebuah negara terbagi menjadi dua, yaitu :
Syarat Primer :
  • 1. Terdapat Rakyat
  • 2. Memiliki Wilayah
  • 3. Memiliki Pemerintahan yang Berdaulat
Syarat Sekunder :
  • 1. Mendapat pengakuan Negara lain
Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.
= Keberadaan negara ==

Keberadaan negara, seperti [[organisasi]] secara umum, adalah untuk memudahkan anggotanya ([[rakyat]]) mencapai tujuan bersama atau cita-citanya. Keinginan bersama ini dirumuskan dalam suatu dokumen yang disebut sebagai [[Konstitusi]], termasuk didalamnya nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh rakyat sebagai anggota negara. Sebagai dokumen yang mencantumkan cita-cita bersama, maksud didirikannya negara Konstitusi merupakan dokumen hukum tertinggi pada suatu negara. Karenanya dia juga mengatur bagaimana negara dikelola. Konstitusi di Indonesia disebut sebagai [[Undang-Undang Dasar]].

Dalam bentuk modern negara terkait erat dengan keinginan rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama dengan cara-cara yang [[demokrasi|demokratis]]. Bentuk paling kongkrit pertemuan negara dengan rakyat adalah pelayanan [[publik]], yakni pelayanan yang diberikan negara pada [[rakyat]]. Terutama sesungguhnya adalah bagaimana negara memberi pelayanan kepada rakyat secara keseluruhan, fungsi pelayanan paling dasar adalah pemberian rasa aman. Negara menjalankan fungsi pelayanan keamanan bagi seluruh rakyat bila semua rakyat merasa bahwa tidak ada ancaman dalam kehidupannya. Dalam perkembangannya banyak negara memiliki kerajang layanan yang berbeda bagi warganya.


Pemerintah






Pemerintah adalah organisasi yang memiliki kekuasaan untuk membuat dan menerapkan hukum serta undang-undang di wilayah tertentu. Ada beberapa definisi mengenai sistem pemerintahan. Sama halnya, terdapat bermacam-macam jenis pemerintahan di dunia. Sebagai contoh: Republik, Monarki / Kerajaan, Persemakmuran (Commonwealth). Dari bentuk-bentuk utama tersebut, terdapat beragam cabang, seperti: Monarki Konstitusional, Demokrasi, dan Monarki Absolut / Mutlak.

PENGERTIAN PENDIDIKAN & PENGERTIAN PERGURUAN TUNGGI



PENGERTIAN PENDIDIKAN & PENGERTIAN PERGURUAN TUNGGI

1. Batasan tentang Pendidikan Batasan tentang pendidikan yang dibuat oleh para ahli beraneka ragam, dan kandungannya berbeda yang satu dari yang lain. Perbedaan tersebut mungkin karena orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya.
a. Pendidikan sebagai Proses transformasi Budaya Sebagai proses transformasi budaya, pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain
b. Pendidikan sebagai Proses Pembentukan Pribadi Sebagai proses pembentukan pribadi, pendidikan diartikan sebagi suatu kegiatan yang sistematis dan sistemik terarah kepada terbentuknya kepribadian peserta didik.
c.  Pendidikan sebagai Proses Penyiapan Warganegara Pendidikan sebagai penyiapan warganegara diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk membekali peserta didik agar menjadi warga negara yang baik.
d. Pendidikan sebagai Penyiapan Tenaga Kerja Pendidikan sebagai penyimpana tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar utuk bekerja.
e.  Definisi Pendidikan Menurut GBHN GBHN 1988(BP 7 pusat, 1990: 105) memberikan batasan tentang pendidikan nasional sebagai berikut: pendidikan nasiaonal yang berakar pada kebudayaan bangsa indonesia dan berdasarkan pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 diarahkan untuk memingkatkan kecerdasan serta dapat memenuhi kebutuhan pembangunan nasional dan bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.
Perguruan Tinggi adalah Perguruan Tinggi yang didambakan, diimpikan, diharapkan, difavoritkan, dan dicintai oleh masyarakat pada umumnya dan masyarakat kampus pada khususnya.

Pemuda dan Identitas



Pemuda dan Identitas

Pemuda dan identitas tidak dapat dipisahkan, karena pada tahap seseorang menjadi pemuda maka saat itulah pencarian identitas dilakukan. Pencarian identitas seorang pemuda terpengaruh dari lingkungan dimana ia tinggal, serta peran orang tua, ataupun teman sepermainan.
Adapun pengertian identitas sendiri adalah ciri-ciri, tanda-tanda, jati diri yang melekat pada seseorang atau sesuatu yang bisa membedakannya. Oleh karena itu ciri-ciri atau tanda-tanda yang terdapat dalam identitas pemuda. seorang pemuda mampu menampilkan watak, karakteristik kebudayaan dan menjadi pemuda yang cerdas, bermartabat atau pemuda yang rusak.
Pemuda merupakan generasi penerus bagi genarasi yang sudah tua, pemuda itu biasa kita sebut sebagai remaja yang artinya waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak, namun ada pula yang mendefinisikan pemuda adalah manusia yang berumur 18 atau 21 tahun keatas. Pemuda perlu dibina agar bisa menjadi sosok pemuda yang bisa meneruskan cita-cita bangsa, cerdas, sopan, serta bermartabat dan berakhlak mulia. 

         Di Indonesia banyak sekali pemuda yang kurang mendapatkan pembinaan, baik dari lingkungan rumah, taupun sekolah sehingga banyak diantara mereka yang tidak sekolah dan tidak bekerja karena tidak memiliki keahlian. Hal seperti ini seharusnya mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk memfasilitasi generasi pemuda yang tidak mendapatkan pembinaan dengan baik, sehingga mereka tidak melakukan tindak kriminal demi menyambung hidup mereka. dari segi positifnya beberapa pemuda sudah banyak yang berpendidikan tinggi, dan mempunyai ide-ide cemerlang untuk ikut membangun bangsa. namun dasar politiknya kurang diamalkan terutama Pancasila. Banyak diantara pemuda yang sudah masuk dunia politik dan menjadi wakil rakyat tetapi mereka lupa dengan tujuan mereka. Ironis sekali dengan pemuda seperti itu, jika semua pemuda seperti maka kemungkinan besar bangsa Indonesia akan semakin terpuruk dan tenggelam. Atau bisa saja Indonesia menjadi ladang KKN, dan tidak bermoral bahkan menjadi bangsa yang tidak dihargai dunia Internasional. Untuk itu mulai saat ini semua ikut berperan baik dari orang tua, lingkungan sekitar, pemerintah dalam membina pemuda menjadi generasi penerus yang cerdas, dan bermartabat serta berakhlak mulia.


Internalisasi Belajar dan Sosialisasi



Internalisasi Belajar dan Sosialisasi :

Internalisasi adalah proses norma-norma yang mencakup norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusional saja, akan tetapi mungkin norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat. Ketiga kata atau istilah internalisasi, belajar, dan spesialisasi pada dasarnya memiliki pengertian yang hampir sama. Proses berlangsungnya sama yaitu melalui interaksi sosial. Istilah internalisasi lebih ditekankan pada norma-norma individu yang menginternalisasikan norma-norma tersebut, atau proses norma-norma kemasyarakatan yang tidak berhenti sampai institusional saja, akan tetapi norma tersebut mendarah daging dalam jiwa anggota masyarakat. Norma tersebut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu norma yang mengatur pribadi (mencakup norma kepercayaan dan kesusilaan) dan norma yang mengatur hubungan pribadi (mencakup kaidah kesopanan dan kaidah hukum). Istilah belajar ditekankan pada perubahan tingkah laku, yang semula tidak dimiliki sekarang telah dimiliki oleh seorang individu, atau perubahan sikap dari tidak tahu menjadi tahu, dimana belajar dapat berlangsung di lingkungan maupun di lembaga pendidikan. Istilah spesialisasi ditekankan pada kekhususan yang telah dimiliki atau diukur oleh seorang individu, kekhususan timbul melalui proses yang agak panjang dan lama.

http://triyogobektioetomo.wordpress.com/2010/11/28/pemuda-dan-sosialisasi/

Rabu, 15 Oktober 2014

PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN

PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN

A.Latar Belakang,Maksud,dan Tujuan

Penduduk,masyarakat,dan kebudayaan itu semua adalah suatu konsep-konsep yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya.kenapa kok saling berhubungan,karena suatu penduduk itu bertempat tinggal didalam suatu wilayah yang mana ditempat itu dalam waktu yang tertentu juga dalam waktu yang tertentu pula .dan berkemungkinan akan terbentuknya suatu masyarakat di wilayah tersebut.

Demikian pula hubungan antara masyarakat dengan kebudayaan, ini adalah hubungan dwi tunggal, yang merupakan kebudayaan adalah hasil dari masyarakat. Kebudayaan bisa terlahir, tumbuh, dan berkembang dalam suatu masyarakat, sebaliknya tidak ada suatu masyarakat yang tidak didukung oleh kebudayaan. Jadi, hubungan antara masyarakat dan kebudayaan merupakan hubungan yang saling menentukan.

Penduduk adalah orang-orang yang mendiami suatu wilayah tertentu, menetap dalam suatu wilayah, tumbuh dan berkembang dalam wilayah tertentu pula.

Masyarakat adalah suatu kehidupan sosial manusia yang menempati wilayah tertentu, yang keteraturannya dalam kehidupan sosialnya telah dimungkinkan karena memiliki pranata sosial yang telah menjadi tradisi dan mengatur kehidupannya. Hal yang terpenting dalam masyarakat adalah pranata sosial, tanpa pranata sosial kehidupan bersama didalam masyarakat tidak mungkin dilakukan secara teratur. Pranata sosial adalah perangkat peraturan yang mengatur peranan serta hubungan antar anggota masyarakat, baik secara perseorangan maupun secara kelompok.

Kebudayaan adalah hasil budi daya manusia, ada yang mendefinisikan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Karya manusia menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, sedangkan rasa mewujudkan segala norma dan nilai untuk mengatur kehidupan dan cipta merupakan kemampuan berpikir dan kemampuan mental yang menghasilkan filsafat dan ilmu pengetahuan.

B.Aspek-aspek masalah dalam penduduk,masyarakat,dan kebudayaan 

Pada zaman modern seperti sekarang ini berbagai aspek kehidupan mendorong cepatnya pertumbuhan penduduk di suatu daerah terutama di daerah perkotaan.berbagai aspek mempengaruhi cepatnya pertumbuhan penduduk di perkotaan antara lain adalah aspek ekonomi,aspek social, aspek politik, dan masih banyak lagi.

Seperti yang sudah sering kita temui , yaitu aspek ekonomi yang merupakan sangatlah berpengaruh sekali dalam aspek ini , yaitu pada pertumbuhan penduduk khususnya yaitu di daerah perkotaan.hal ini sudah terbukti yaitu dengan banyaknya orang rantauan dari perdesaan ke perkotaan .Tentunya mereka semua berharap taraf hidup mereka akan menjadi lebih baik lagi daripada kehidupan mereka pada saat di kampung , mereka berfikir di kota pasti akan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan lebih menjanjikan ketimbang mereka di desa . Akan tetapi tidak sedikit pula dari saluah satu mereka yang gagal karena adanya pendidikan mereka yang rendah, serta tidak adanya keahlian mereka untuk bersaing dalam penduduk kota yang lebih kompetitive serta lebih tinggi pendidikannya .

Satu hal lagi yang menyebabkan para penduduk desa mengadu nasib ke Ibukota yaitu berubahnya dan mulainya jati diri bangsa Indonesia yang sesungguhnya , karena kebudayaan timur Indonesia yang terpengaruhi oleh budaya barat yang sangat keras . tentu saja hal ini sangatlah berpengaruh pada pertumbuhan penduduk di Indonesia , dengan berubahnya kebudayaan tersebut penduduk desa yang biasanya hanya berprofesi petani,peternak,dan sebagainya.Nekat pergi ke Jakarta tanpa modal pendidikan dan keahlian yang dibutuhkan di daerah perkotaan .Perubahan kebudayaan itu juga berpengaruh terhadap generasi-generasi muda penerus bangsa Indonesia .Dan juga pertumbuhan penduduk yang ada di perkotaan juga menjadi padat.Sehingga berpengaruh dalam aspek social,yaitu contohnya :

1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

Masalah dalam aspek sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam.Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

ini beberapa hal hal yang sangat berkaitan dengan kependudukan



















Banyaknya aspek yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk Indonesia membuat suku-suku di Indonesia dapat hidup berdampingan di masyarakat, walaupun akhir-akhir ini banyak konflik yang terjadi di masyarakat, saya berharap berubahnya kebudayaan Indonesia dapat membawa dampak positif terhadap pertumbuhan penduduk di Indonesia, karena selama ini yang menonjol dari pergeseran buday ini hanyalah dampak negatifnya saja, tapi kita juga sebagai bangsa Indonesia tidak boleh kehilangan budaya kita, Karena seperti kita ketahui negeri ini penuh dengan kebudayaan-kebudayaan yang menarik dan juga berbeda dari kebudayaan-kebudayaan Negara lain.Kita wajib menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia ini yang beranekaragam dan bisa maju terus.


SUMBER: H.Hartono,arnicun aziz,ilmu sosial dasar,jakarta:bumi aksara,2004.